Harga Samsung Galaxy A80 2020 dan Spesifikasi

Harga Samsung Galaxy A80

Tentang Samsung Galaxy A80

Tawarkan Berbagai Fitur Modern Khas Perangkat Flagship

Harga Samsung Galaxy A80 – merupakan smartphone mid-range premium yang baru saja diperkenalkan pada pertengahan bulan April 2019 lalu. Perangkat canggih tersebut menjalani debut perdana di kota Bangkok, Thailand dengan membawa daya tarik utama berupa konfigurasi rotating camera serta layar super full screen bezel-less yang begitu mempesona. Tak heran jika segelintir orang bahkan tak ragu menyebut Galaxy A80 dengan julukan flagship berharga terjangkau.

Sebagai pabrikan pemimpin pasar global, Samsung memang terus berupaya menghadirkan teknologi yang berbeda dari vendor lainnya. Dengan inovasi pada sektor fotografi, kali ini perusahaan telah menyematkan konfigurasi tiga sensor untuk mengakomodir fungsi kamera depan dan belakang. Cara kerjanya pun sudah otomatis, yakni jika pengguna ingin mengambil foto selfie maka setup triple kamera belakang yang berada di bagian punggung akan naik ke atas dan memutar menghadap ke depan layar.

Masing-masing kameranya sendiri terdiri atas lensa utama 48 MP (f/2.0) PDAF, sensor 8 MP (f/2.2) 12mm ultrawide, serta TOF 3D camera, sebagai pemindai objek dan kedalaman foto agar semakin sempurna. Menariknya, kamera canggih Galaxy A80 juga dilengkapi fitur Scene Optimizer dan Flaw Detection untuk mengidetifikasi gangguan sebelum pengambilan gambar. Sementara dari ranah video terdapat teknologi Super Steady guna meredam getaran ketika sedang melakukan perekaman gambar.

Sebagai model tertinggi dari jajaran Galaxy A-series, smartphone ini menjagokan prosesor Qualcomm Snapdragon 730 fabrikasi 8 nm octa-core (2×2.2 GHz Kryo 470 Gold & 6×1.7 GHz Kryo 470 Silver) sebagai dapur pacunya. Adapun dari segi komposisi memori terdiri dari RAM 8GB dan penyimpanan internal sebesar 128GB tanpa adanya slot microSD. Dengan spesifikasi SoC di atas, performa perangkat ini tentu sudah terbilang sangat mumpuni. Pasalnya, Anda akan jarang menemukan lag atau kendala pada pemrosesan komputasi tinggi saat menjalankan multitasking atau sekadar menikmati streaming.

Terlepas dari itu, perusahaan membenamkan layar Super AMOLED 6.7 inci dengan resolusi 1080 x 2400 pixels sebagai penunjang aktivitas sehari-hari. Sedangkan untuk antarmukanya sendiri menggunakan OneUI berbasis pada sistem operasi terbaru Android 9.1 Pie out-of-the-box.

Cocok Untuk Pengguna di Indonesia yang Ingin Tampil Beda

Desain smartphone yang monoton dan biasa saja memang menjadi momok terberat bagi para pengguna. Beruntungnya Samsung sedikit nekat melakukan inovasi dengan membuat konfigurasi triple kamera putar untuk mengakomodir kamera depan dan belakang. Di atas kertas, konsep desain tersebut memang mampu tampil revolusioner sehingga popularitasnya langsung melejit di pasar global. Sementara di sisi lain, kehadiran Galaxy A80 justru menjadi ancaman nyata bagi vendor seperti Xiaomi atau ASUS yang selama ini lebih mementingkan ranah performa.

Desain

Tangguh dan premium. Dua kesan inilah yang akan Anda rasakan saat menggenggam ponsel yang rangka utamanya terbuat dari metal dan dilapisi oleh Gorilla Glass 6. Bodinya bongsor dengan dimensi 165.2 x 72.6 (P x L) serta bobot mencapai 220 gram. Bukan hal yang mudah menjangkau setiap sudut layar pada ponsel ini hanya dengan satu ibu jari.

Perubahan pertama yang mungkin akan sulit diterima oleh calon peminat ponsel ini adalah hilangnya port audio 3.5 mm. Keputusan yang mengikutsertakan Galaxy A80 ke dalam gerbong yang sama seperti Galaxy M40, Galaxy A60, dan terbaru, Galaxy Note10 Series. Selain itu, pabrikan asal Korea Selatan ini memilih untuk meniadakan slot microSD. Kapasitas internalnya memang cukup besar, 128GB, tapi pengguna yang berencana mempertahankan ponsel ini dalam waktu lama pasti mengharapkan slot penting tersebut.

Layar

Layar perangkat ini begitu lega, membentang sepanjang 6.7 inci. Samsung menamakannya All Cinematic Display (rasio aspek 20:9). Ukuran display ini menjadikan Galaxy A80 sebagai salah satu perangkat paling lebar milik Samsung. Usaha Samsung untuk beralih ke layar bezel-less sejati yang tampil tanpa notch atau interupsi seperti ini juga laik dipuji.

Kualitas display pastinya sudah terjaga berkat pemilihan Super AMOLED dengan resolusi Full HD+. Panel layar ini punya kontras yang tinggi dan warna yang tajam yang membuatnya ideal dipakai sebagai perangkat multimedia. Jika Anda ingin tampilan warna yang lebih mencolok, berkunjung sama ke menu pengaturan dan pilih mode Vivid. Mode ini pas buat menemani waktu menonton film Anda lewat HP ini. Jika ingin yang lebih alami, pilih mode Natural.

Performa

Snapdragon 730G secara teknis sama saja dengan SD730 reguler yang tersusun atas delapan inti prosesor dengan fabrikasi 8 nm. Perbedaannya terletak pada kinerja GPU yang terimprovisasi hingga 15 persen. AnTuTu mencatat skor perangkat ini di kisaran angka 200 ribuan. Dari segi performa Galaxy A80 diposisikan sebagai jembatan penghubung antara segmen mid-range dengan flagship.

Hasilnya, smartphone yang dilengkapi RAM 8GB ini secara default dapat menjalankan PUBG Mobile dalam setting Smooth-Ultra atau Extreme-Ultra jika dipadukan dengan aplikasi GFX Tool. Membuka aplikasi foto editor seperti Lightroom, misal, proses loading menjadi lebih cepat. Jangan tanya bagaimana performa perangkat ini saat melakukan tugas harian, semuanya serba mulus dan cepat.

Kamera

OPPO boleh saja mengklaim diri sebagai produsen pertama yang memperkenalkan sistem kamera putar. Tapi jika dibandingkan dengan inovasi yang Samsung tawarkan pada Galaxy A80, ketimpangan teknologinya bak langit dan bumi. Terdapat tiga kamera yang berfungsi sebagai kamera belakang dan kamera depan dengan susunan lensa primer (48MP), lensa ultra wide-angle (8MP), dan sensor 3D ToF.

Mode fotografinya lengkap dan bisa Anda sesuaikan secara situasional. Hasil fotonya bagus. Pemandangan struktur bangunan maupun langit biru menampakkan warna yang cukup natural dengan detail yang tajam berkat teknik Quad-Pixel sensor Sony. Adapun kelemahannya adalah kualitas dynamic range yang agak lemah, terlihat dari bayangan yang dibuat lebih gelap dan area terang yang terkesan berlebihan.

Pengalaman menyenangkan diberikan saat kita mengaktifkan kamera selfie. Prosesnya serba otomatis dan terlihat sangat canggih. Anda wajib memanfaatkan lensa ultra wide (123 derajat) ketika ingin mengabadikan gambar group selfie. Lensa ToF juga bantu menyempurnakan pengambilan gambar bokeh yang lebih alami. Walau demikian, hasilnya tidak jauh lebih spektakuler dari hasil bidikan kamera selfie ponsel lain yang harganya sekelas dengan perangkat ini.

Sistem operasi dan antarmuka

One UI didapuk sebagai antarmuka bagi perangkat yang sudah menjalankan sistem operasi Android 9.0 Pie ini. Selain menawarkan kesederhanaan dan kemudahan modifikasi tampilan, One UI juga mengemas fitur-fitur atraktif seperti Quick Measure (dapat diakses lewat kamera) yang mengukur suatu objek dengan cukup tepat, Always On Display (yang wajib diaktifkan karena tak ada lampu LED), dan tentunya asisten virtual Bixby yang sampai saat ini mungkin kedudukannya masih di bawah asisten digital Google.

Galaxy A80 menyediakan fitur keamanan berupa in-display fingerprint sensor. Proses bacanya cepat, meski masih kalah dari sensor ultrasonik yang tersedia pada lini S-Series. Anehnya, ponsel ini tidak memiliki fitur Facial Recognition walau hadir dengan kamera 3D ToF yang andal dalam fungsi pemetaan wajah. Bisa saja Samsung menghadirkannya lewat pembaruan di masa mendatang.

Baterai

Dengan bodi sebongsor ini, Galaxy A80 seharusnya mengemas baterai yang punya kapasitas lebih besar. Tapi nyatanya tidak demikian. Ia hanya punya baterai 3,700 mAh. Jelas ini menjadi poin kelemahan perangkat ini. Karena dilihat dari perspektif manapun, keputusan ini sulit diterima. Apalagi jika menyangkutpautkan harganya yang premium.

Meski begitu, dalam penggunaan aktual hasilnya tidak terlalu mengecewakan. Ia masih menyisakan cukup daya pasca dikuras untuk menonton film HD, bersosialisasi di media sosial, dan memainkan beberapa game populer. Chipset 8 nm berperan besar dalam efisiensi daya perangkat ini. Sementara durasi pengecasannya, dari nol – 100 persen, kami catat mencapai waktu sekitar 110 menit.

Apa saja yang ada dalam kotak?

  • Galaxy A80
  • Kabel Type-C to Type-C
  • Charger 25W
  • Headset (Type-C)
  • Hardcase
  • SIM Tray Ejector
  • Paket Dokumen

Verdict

Galaxy A80 menjadi usaha paling mutakhir Samsung untuk membuktikan kepada publik bahwa mereka masih bertaji dalam menghadirkan perangkat yang serbabisa. Kinerjanya optimal, kamera putarnya futuristis, dan seperti biasa, visual layarnya begitu menawan. Akan tetapi, harganya pun mengejutkan. Samsung Galaxy A80 punya banderol Rp9.499.000. Harga yang sangat timpang jika dibandingkan Galaxy A70 yang “hanya” dihargai sekitar lima jutaan. Dengan harga setinggi ini, jangan kaget jika pengguna akan lebih memilih produk dari lini S-Series atau ponsel yang lebih lawas namun masih sangat worth it untuk dimiliki seperti Galaxy Note9. Semoga Anda cerdas memilih.

Galaxy A80 Official TVC: Lip Sync

Spesifikasi Samsung Galaxy A80:

Ukuran Layar 6.7 inches
Resolusi FHD+ (1080×2400) Super AMOLED
OS ver Android 9.0 Pie (One UI)
CPU Qualcomm SDM730 Snapdragon 730 (8 nm) Octa core
Kecepatan CPU 2×2.2 GHz Kryo 470 Gold & 6×1.8 GHz Kryo 470 Silver
Storage 128GB
External Storage Not Supported
RAM 8GB
Kamera Utama 48MP + 8MP + 3D Depth
Kamera Depan 48MP + 8MP + 3D Depth
Battery 3700 mAh
Dimensi 165.2 x 76.5 x 9.3 mm
Warna Phantom Black, Ghost White, Angel Gold

Harga Samsung Galaxy A80 Ram 8GB/128GB: Rp 7.470.000

You May Also Like

About the Author: Sumail Luvier

Hai namaku sumail luvier, hobiku ngblog dan membaca di internet, jadi saya membagikan informasi ini berdasarkan sumber yang ada di internet ya kawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *